GpY8GfCiBUY0Gfd7BUOiBUG5BY==

Target Terlampaui, Program Lelang Kebaikan Bangun 84 Rumah untuk Warga Terdampak di Sukabumi

“Ini bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama.”

BUZZERSUKABUMI.COM - Di tengah kondisi pascabencana yang menyisakan duka, secercah harapan mulai terlihat di Kampung Mubarakah, Desa Cikadu, Kabupaten Sukabumi. Warga yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal kini perlahan bisa kembali menata kehidupan melalui program Lelang Kebaikan.

Hunian yang dibangun lewat program ini bukan sekadar tempat tinggal, tetapi menjadi simbol kebangkitan bagi masyarakat terdampak. Dari situasi darurat, warga mulai bergerak menuju kehidupan yang lebih layak.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengungkapkan bahwa realisasi pembangunan telah melampaui rencana awal. Dari target semula 60 unit rumah, jumlahnya kini bertambah signifikan.

“Dari rencana awal 60 unit, saat ini sudah mencapai 84 unit rumah. Ini menunjukkan kepedulian luar biasa dari berbagai pihak,” ujarnya.

Bagi masyarakat, capaian tersebut bukan sekadar angka. Setiap unit rumah mewakili keluarga yang kembali mendapatkan rasa aman dan harapan setelah kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Berdasarkan data pemerintah, ribuan rumah di Sukabumi terdampak bencana dalam kurun 2024 hingga 2025. Sekitar 3.000 unit di antaranya bahkan mengalami kerusakan berat hingga hilang total, sehingga kebutuhan akan hunian menjadi sangat mendesak.

Menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah daerah mendorong pendekatan kolaboratif melalui program ini. Lelang Kebaikan menjadi wadah bagi berbagai pihak—mulai dari masyarakat, dunia usaha, hingga unsur Forkopimda—untuk berpartisipasi.

Kontribusi sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) terbukti mempercepat pembangunan. Bahkan, bantuan material seperti semen dari perusahaan besar turut membantu percepatan pengerjaan di lapangan.

“Ini bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama,” kata Sendi.

Pembangunan rumah dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun. Namun, dengan progres yang melampaui target, penyelesaian diperkirakan bisa lebih cepat, yakni sekitar September.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan lahan seluas 3,5 hektare yang mampu menampung hingga 100 unit rumah. Status lahan yang sudah jelas secara hukum membuat proses pembangunan dapat berjalan lebih lancar.

Meski begitu, kebutuhan hunian masih cukup besar. Pemerintah terus mengajak berbagai pihak untuk ikut berkontribusi dalam membantu warga yang masih membutuhkan tempat tinggal.

“Masih banyak warga yang membutuhkan. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menghadirkan harapan bagi mereka,” tegasnya.

Program Lelang Kebaikan menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan gotong royong mampu mengubah kondisi sulit menjadi kekuatan bersama. Dari Sukabumi, lahir contoh bahwa kebersamaan dapat membangun kembali kehidupan yang sempat terpuruk.

Komentar0

Type above and press Enter to search.