BUZZERSUKABUMI.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia dalam waktu dekat. Informasi ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (10/4/2026).
Mengutip laporan dari tempo.co, salah satu agenda yang kemungkinan dibahas dalam kunjungan tersebut adalah kerja sama di sektor energi, khususnya bahan bakar minyak. Isu ini sebelumnya juga menjadi fokus dalam sejumlah kunjungan luar negeri Presiden.
Sejak dilantik pada Oktober 2024, Prabowo dikenal aktif menjalankan diplomasi internasional. Hingga April 2026, ia telah melakukan 49 kunjungan ke luar negeri dalam berbagai forum bilateral maupun multilateral, mencakup total 35 negara.
Pada tahun 2024, terdapat 7 kunjungan luar negeri yang dilakukan, antara lain ke Tiongkok, Amerika Serikat, Peru, Brasil, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Mesir. Kunjungan tersebut mencakup pertemuan bilateral hingga keikutsertaan dalam forum internasional seperti KTT APEC dan G20.
Memasuki tahun 2025, intensitas kunjungan meningkat signifikan dengan total 33 kali perjalanan ke berbagai negara. Beberapa negara yang dikunjungi meliputi Malaysia, India, Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, Qatar, Yordania, Brunei Darussalam, Thailand, Singapura, Rusia, Arab Saudi, Brasil, Belgia, Prancis, Belarus, Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Belanda, Korea Selatan, Australia, Pakistan, hingga kembali ke Rusia. Kunjungan tersebut mencakup agenda kerja sama strategis, ekonomi, pertahanan, hingga partisipasi dalam forum global seperti ASEAN, BRICS, dan APEC.
Sementara itu, pada tahun 2026 hingga April, Prabowo telah melakukan 9 kunjungan luar negeri, termasuk ke Inggris, Swiss, Prancis, Amerika Serikat, Yordania, Uni Emirat Arab, Jepang, dan Korea Selatan. Dalam kunjungan tersebut, ia menghadiri forum internasional seperti World Economic Forum di Davos serta melakukan berbagai pertemuan bilateral untuk memperkuat hubungan kerja sama di berbagai sektor.
Dari seluruh kunjungan tersebut, Malaysia menjadi negara yang paling sering dikunjungi, yakni sebanyak 6 kali. Disusul oleh Uni Emirat Arab sebanyak 4 kali. Sementara itu, Mesir, Inggris, Amerika Serikat, dan Rusia masing-masing dikunjungi 3 kali. Negara lain seperti Qatar, Singapura, Tiongkok, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Yordania, dan Brasil masing-masing dikunjungi sebanyak 2 kali. Adapun negara lainnya tercatat dikunjungi satu kali.
Aktivitas diplomasi yang intens ini menunjukkan upaya pemerintah Indonesia dalam memperkuat posisi strategis di kancah internasional serta memperluas kerja sama di berbagai bidang.
Komentar0