BUZZERSUKABUMI.COM - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, H.M. Loka Tresnajaya, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses yang digelar di D'Garasi, Kampung Benda RT 01/08, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Minggu (7/6/2026).
Reses dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti warga RW 08 Desa Benda, sementara sesi kedua melibatkan unsur kepemudaan, mulai dari KNPI, Karang Taruna, berbagai komunitas hingga Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM).
Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan yang mengemuka berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, seperti pengelolaan sampah, sarana olahraga, hingga penataan ruang untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.
"Kalau yang reses pertama tadi itu dengan warga, tetangga saya di lingkungan RW 08. Kami punya beberapa harapan masyarakat di sini, yang pertama memang ada masalah dengan sampah. Kami juga butuh sarana dan prasarana olahraga untuk masyarakat, serta penataan ruang untuk ekonomi," ujar Loka.
Sementara pada sesi kedua, pembahasan berkembang pada isu-isu kepemudaan yang datang dari peserta asal Kecamatan Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu. Salah satu persoalan yang disampaikan adalah minimnya ruang bagi pemuda untuk berkumpul, berdiskusi, dan mengembangkan berbagai gagasan positif.
"Ini tentang keresahan para pemuda, khususnya di Kecamatan Cicurug, Parungkuda, dan Cidahu. Tentang ruang peran aktif kepemudaan yang kurang, tentang tidak punyanya ruang untuk mereka berkumpul, sharing session, dan bermusyawarah dengan sesama rekan pemuda," katanya.
Menurut Loka, sejumlah organisasi kepemudaan juga mengaku belum memiliki figur pembina yang dapat menjadi tempat berdiskusi dan menyampaikan berbagai persoalan organisasi.
"Ada yang menyampaikan bahwa mereka tidak punya orang tua di organisasi ini, kepada siapa mereka harus mengadu. Ini hal yang menarik buat saya," ungkapnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Loka menyatakan siap mendukung penguatan organisasi kepemudaan dan menjadi bagian dari upaya pengembangan kapasitas generasi muda di wilayah Cicurug dan sekitarnya.
"Kalau saya dengan bangga dan senang hati menyatakan siap sekali untuk menjadi bagian dari kemajuan organisasi kepemudaan khususnya di Kecamatan Cicurug," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, FTBM juga menyampaikan sejumlah kebutuhan terkait pengembangan kegiatan literasi. Loka mengaku memiliki kedekatan dengan komunitas tersebut karena pernah terlibat dalam proses pembentukannya di Cicurug.
Sebagai bentuk dukungan, ia mempersilakan komunitas taman baca memanfaatkan D'Garasi sebagai ruang berkumpul, berdiskusi, dan mengembangkan program literasi.
"Saya menyiapkan salah satunya di garasi. Kalau memang bisa dipergunakan oleh kawan-kawan taman baca untuk sekadar sharing dan berkumpul bersama kawan-kawan yang lainnya, saya mempersilakan," ujarnya.
Tak hanya itu, Loka juga menyatakan siap membantu dan memfasilitasi kebutuhan komunitas literasi, termasuk menjembatani komunikasi dengan pemerintah daerah apabila diperlukan.
Dalam dialog tersebut, muncul pula pembahasan mengenai pengembangan ekonomi berbasis digital. Menurut Loka, banyak pemuda di Cicurug yang memiliki kemampuan di bidang digital marketing maupun startup dan berkeinginan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Unsur-unsur kepemudaan di Cicurug ini ternyata sumber daya manusianya luar biasa lengkap. Ada yang ahli di digital marketing, ada yang konsen di startup dan ingin keilmuannya bermanfaat," katanya.
Ia berharap berbagai organisasi dan komunitas yang ada dapat membangun sinergi, memperkuat komunikasi, serta memiliki tujuan bersama untuk mendorong kemajuan wilayah.
Pada akhir kegiatan, Loka juga menyerahkan bantuan pribadi berupa sejumlah buku dan dukungan operasional kepada Forum Taman Bacaan Masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi di Kecamatan Cicurug.
"Hari ini secara langsung saya menyumbang beberapa buku, berikut juga biaya operasional untuk mereka," pungkasnya.

Komentar0