BUZZERSUKABUMI.COM - Suasana perayaan malam Tahun Baru di Sukabumi berubah menjadi duka setelah seorang remaja menjadi korban kekerasan berdarah yang diduga terjadi akibat salah sasaran. Peristiwa tersebut menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban yang hingga kini masih terpukul atas kejadian itu.
Orang tua korban mengungkapkan bahwa anaknya tidak memiliki persoalan dengan siapa pun dan hanya berada di lokasi kejadian untuk merayakan pergantian tahun bersama teman-temannya. Namun nahas, korban justru terlibat dalam insiden kekerasan yang diduga dipicu oleh konflik antar kelompok.
“Kami yakin anak kami bukan target. Dia tidak tahu-menahu soal masalah itu,” ujar salah satu orang tua korban dengan suara bergetar. Pihak keluarga menilai kejadian tersebut murni musibah akibat situasi yang tidak terkendali pada malam pergantian tahun.
Korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun luka yang diderita cukup serius sehingga memerlukan perawatan intensif. Aparat kepolisian pun langsung turun tangan dengan melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta motif di balik insiden tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi, terutama saat momentum perayaan besar yang rawan memicu gesekan. Proses hukum terhadap para pelaku akan dilakukan secara tegas demi memberikan rasa keadilan bagi korban dan keluarganya.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa perayaan seharusnya diisi dengan kegiatan positif dan aman, bukan justru berujung pada tindak kekerasan yang merenggut rasa aman masyarakat.

Komentar0