GpY8GfCiBUY0Gfd7BUOiBUG5BY==

Penguatan Profesionalisme Penyuluh KB Sukabumi untuk Tekan Stunting

“Penyuluh KB adalah ujung tombak di masyarakat.”

BUZZERSUKABUMI.COM - Komitmen menurunkan angka stunting terus diperkuat di daerah, salah satunya di Kabupaten Sukabumi. Dalam upaya tersebut, Penyuluh Keluarga Berencana (KB) diposisikan sebagai garda terdepan dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.

Hal ini mengemuka dalam kegiatan pembinaan anggota Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Wilayah 4 yang digelar di Aula Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/4/2026).

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, menegaskan pentingnya peran strategis penyuluh di tengah masyarakat.
“Penyuluh KB bukan sekadar pelaksana teknis, tetapi ujung tombak yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Peran ini sangat menentukan keberhasilan program, termasuk dalam percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Kegiatan yang dipandu oleh Helmi Nopitasari ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman terkait berbagai kendala di lapangan.

Sejumlah penyuluh mengungkapkan tantangan yang masih dihadapi, seperti keterbatasan sarana dan prasarana hingga dukungan operasional yang belum optimal. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi efektivitas program, terutama dalam menjangkau masyarakat secara luas.

Meski demikian, para penyuluh tetap menunjukkan komitmen untuk berinovasi dalam memberikan layanan. Pendekatan edukasi keluarga serta pendampingan berbasis komunitas menjadi strategi yang terus dikembangkan.

Dalam pembinaan tersebut, penekanan juga diberikan pada pentingnya profesionalisme dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. IPeKB diharapkan mampu berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan keluarga dan pengendalian penduduk.

Selain itu, aspek administrasi turut menjadi perhatian. Para penyuluh didorong untuk lebih disiplin dan tepat waktu dalam pelaporan kegiatan sebagai bagian dari akuntabilitas program.

Sebagai tindak lanjut, DPPKB bersama IPeKB akan menyusun program pembinaan berkelanjutan di setiap wilayah. Monitoring dan evaluasi kinerja juga akan diperkuat untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya lebih luas dalam mendukung agenda nasional penurunan stunting dan pembangunan keluarga berkualitas. Dengan penguatan peran penyuluh KB, program Bangga Kencana diharapkan semakin optimal dalam menjawab tantangan di daerah.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar para penyuluh semakin aktif, inovatif, dan responsif dalam menjalankan perannya sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Komentar0

Type above and press Enter to search.