BUZZERSUKABUMI.COM - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi perhatian serius dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Golkar, Rika Yulistina, di Kecamatan Simpenan, Kamis (5/2/2026).
Dalam pertemuan yang digelar di dua titik berbeda itu, warga secara terbuka menyampaikan keluhan terkait masih maraknya tindak kekerasan di lingkungan mereka. Isu tersebut menjadi salah satu aspirasi utama yang mencuat dalam dialog antara masyarakat dan wakil rakyat tersebut.
Warga menilai, penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak perlu langkah konkret dan berkelanjutan dari pemerintah daerah. Selain itu, dukungan seluruh elemen masyarakat juga dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Menanggapi hal tersebut, Rika Yulistina menegaskan bahwa persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan sekadar isu sosial biasa.
“Perlindungan perempuan dan anak masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini menjadi catatan penting bagi kami di DPRD untuk terus diperjuangkan,” ujar Rika.
Menurutnya, DPRD memiliki peran strategis dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan. Hal itu dapat dilakukan melalui penguatan regulasi, pengawasan terhadap pelaksanaan program, hingga memastikan anggaran dialokasikan secara tepat sasaran.
Tak hanya itu, Rika juga menekankan pentingnya upaya pencegahan sejak dini. Ia menyebut edukasi dalam keluarga, penguatan peran sekolah, serta keterlibatan tokoh masyarakat menjadi kunci dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Dalam kesempatan tersebut, warga Simpenan juga menyampaikan sejumlah aspirasi lain yang berkaitan dengan kebutuhan dasar di lingkungan mereka.
Rika memastikan seluruh masukan masyarakat akan dibawa ke pembahasan di DPRD Kabupaten Sukabumi untuk ditindaklanjuti sesuai dengan skala prioritas pembangunan daerah.
“Kami ingin memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti di forum dialog saja, tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui mekanisme yang ada,” pungkasnya.
Komentar0