GpY8GfCiBUY0Gfd7BUOiBUG5BY==

KPAI Soroti Dugaan Child Grooming Cikgu Ucan, Penilaian Harus Berdasarkan Pola Perilaku

KPAI Soroti Dugaan Child Grooming Cikgu Ucan, Penilaian Harus Berdasarkan Pola Perilaku

BUZZERSUKABUMI.COM - Dugaan kasus child grooming yang menyeret sosok Cikgu Ucan menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Seorang psikolog KPAI menilai bahwa penanganan kasus tersebut tidak bisa dilihat secara parsial, melainkan harus dikaji dari pola perilaku yang ditunjukkan secara menyeluruh.

Menurut psikolog KPAI, dugaan child grooming umumnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Terdapat rangkaian perilaku yang berulang, mulai dari pendekatan emosional, komunikasi intens, hingga upaya membangun kepercayaan korban. Karena itu, proses penilaian harus dilakukan secara hati-hati dan berbasis fakta.

Ia menekankan bahwa fokus utama dalam kasus semacam ini adalah perlindungan terhadap anak. Aparat penegak hukum dan pihak terkait diharapkan dapat mengedepankan kepentingan terbaik bagi korban, termasuk menjaga kondisi psikologis anak selama proses pemeriksaan berlangsung.

Psikolog tersebut juga mengingatkan bahwa relasi kuasa antara orang dewasa dan anak, terlebih di lingkungan pendidikan, menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Guru atau pendidik memiliki posisi yang rentan disalahgunakan jika tidak disertai batasan profesional yang jelas.

KPAI mendorong agar proses penyelidikan dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan ahli, pendamping anak, serta institusi terkait. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan penanganan kasus berjalan objektif dan adil bagi semua pihak.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum adanya keputusan resmi. Namun demikian, kewaspadaan dan kepedulian terhadap indikasi kekerasan atau eksploitasi anak tetap perlu ditingkatkan.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya edukasi mengenai perlindungan anak, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah, agar anak-anak terhindar dari potensi tindakan yang merugikan perkembangan fisik dan psikologis mereka.

Komentar0

Type above and press Enter to search.