GpY8GfCiBUY0Gfd7BUOiBUG5BY==

N4LURI BAND “JEJAK RASA”, LIMA LAGU, LIMA CERITA, SATU PERJALANAN RASA

n4luri-band-jejak-rasa-lima-lagu-lima.html

BUZZERSUKABUMI.COM - Dari Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, sebuah cerita baru tengah disiapkan untuk hadir di ranah musik. N4LURI Band akan memperkenalkan mini album perdana mereka bertajuk “Jejak Rasa” melalui press release yang digelar pada Jumat, 9 Oktober 2026.

“Jejak Rasa” bukan sekadar kumpulan lagu. Mini album ini menjadi ruang bagi N4LURI untuk menuangkan berbagai cerita tentang kehidupan, cinta, perjuangan, keluarga, hingga luka yang pernah meninggalkan kesan.

Dengan mengusung semangat berkarya dari Palabuhanratu, N4LURI diperkuat empat personel, yakni ASRY sebagai vocal, DHISPENG pada bass, GiEGIE sebagai drumm, dan AGUS MONO gitar.

Keempat Member tersebut menyatukan karakter, pengalaman, dan kreativitas untuk melahirkan karya yang tidak hanya ingin didengar, tetapi juga ingin dirasakan.

  • LIMA LAGU, LIMA CERITA

Mini album “Jejak Rasa” menghadirkan lima lagu, yaitu 
1. “KEMAYU (Kemakan Rayuan)”, 
2. ⁠PERTOLONGAN TUHAN”, 
3. ⁠DEMI SATU NAMA  (Ibu)”, 
4. ⁠JANGAN BILANG 
5. ⁠TERJEBAK”.

Setiap lagu memiliki cerita berbeda, tetapi semuanya berangkat dari satu hal yang sama: rasa yang pernah dialami manusia.

“KEMAYU (Kemakan Rayuan)” membawa cerita tentang seseorang yang terbuai oleh rayuan. Ada manisnya perasaan, ada pula konsekuensi ketika hati terlalu mudah percaya.

Kemudian “PERTOLONGAN TUHAN” berbicara tentang perjalanan hidup dan perjuangan menghadapi berbagai keadaan. Lagu ini menjadi pengingat bahwa di tengah sulitnya perjalanan, selalu ada keyakinan untuk terus melangkah dan berharap pada pertolongan Tuhan.

Berbeda dengan lagu lainnya, “DEMI SATU NAMA (Ibu)” menjadi persembahan penuh kasih untuk sosok ibu. Sebuah cerita tentang cinta yang tidak tergantikan dan sosok yang kerap menjadi alasan seseorang untuk tetap kuat menghadapi kehidupan.

Sementara “JANGAN BILANG” dan “TERJEBAK” membawa pendengar ke dalam cerita tentang hubungan, perasaan, dinamika hati, serta pengalaman yang terkadang meninggalkan luka.

“JEJAK RASA” ADALAH CERITA KITA

Bagi N4LURI, kelima lagu tersebut bukan hanya karya musik. Di dalamnya ada potongan kehidupan yang bisa saja terasa begitu dekat dengan siapa pun.

Tentang seseorang yang pernah membuat kita jatuh cinta.

Tentang hubungan yang pernah membuat kita pusing.

Tentang kehidupan yang memaksa kita untuk terus berjuang.

Tentang ibu yang menjadi alasan untuk bertahan.

Hingga tentang seseorang yang pernah hadir, kemudian meninggalkan luka.

Itulah yang ingin disampaikan N4LURI melalui “Jejak Rasa”.

“Jejak Rasa adalah cerita kita.”

Kalimat tersebut menjadi gambaran bagaimana N4LURI melihat mini album perdana mereka. Sebab, setiap orang memiliki perjalanan, setiap perjalanan meninggalkan pengalaman, dan setiap pengalaman menyisakan rasa.

Melalui karya ini, N4LURI berharap pendengar tidak hanya menikmati musiknya, tetapi juga menemukan potongan cerita mereka sendiri di dalam lirik dan nada yang disajikan.

LANGKAH BARU DARI PALABUHANRATU

Press release pada Jumat, 9 Oktober 2026, menjadi momentum penting bagi N4LURI untuk membuka lembaran baru dalam perjalanan bermusik mereka.

Berangkat dari Palabuhanratu, N4LURI ingin menunjukkan bahwa karya dan kreativitas dapat tumbuh dari mana saja. “Jejak Rasa” menjadi langkah awal mereka untuk memperkenalkan identitas musik sekaligus menjangkau lebih banyak penikmat musik.

N4LURI pun mengajak masyarakat dan seluruh penikmat musik untuk ikut menjadi bagian dari perjalanan tersebut dengan mendengarkan karya mereka, mengikuti akun resmi N4LURI, memberikan dukungan, menyukai, membagikan, serta memperkenalkan lagu-lagu mereka kepada orang-orang terdekat.

Karena bagi N4LURI, sebuah karya akan semakin hidup ketika menemukan pendengarnya.

N4LURI Band — “Jejak Rasa”, lima lagu, lima cerita, satu rasa yang mungkin pernah menjadi cerita kita.

Komentar0

Type above and press Enter to search.