GpY8GfCiBUY0Gfd7BUOiBUG5BY==

Saung Gunung Camp Parakansalak, Destinasi di Ketinggian 800 Mdpl yang Bidik Wisatawan Jakarta

saung-gunung-camp-parakansalak.html

BUZZERSUKABUMI.COM - Kabupaten Sukabumi menyimpan sejumlah destinasi wisata alam yang belum banyak dikenal wisatawan. Salah satunya Saung Gunung Camp di Kecamatan Parakansalak yang berada di ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Berada di kawasan pegunungan, Saung Gunung Camp menawarkan panorama alam Parakansalak dari ketinggian. Wisatawan dapat menikmati bentang alam yang luas sekaligus udara pegunungan yang sejuk.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyebut Saung Gunung Camp memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi unggulan di wilayah utara Kabupaten Sukabumi.

"Yang luar biasa lagi, cakrawala, panorama, bentangannya luar biasa. Kita bisa melihat alam Parakansalak dari ketinggian," ujar Ali dalam keterangan yang diterima pada Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, keberadaan Saung Gunung Camp turut memperkuat potensi wisata Kecamatan Parakansalak yang selama ini lebih dikenal dengan Situ Sukarame.

Ali menyebut, kawasan Parakansalak memiliki beragam potensi wisata lain, mulai dari Gunung Wayang, Gunung Beser, Gunung Salak, Curug Kembar, Curug Sawer hingga pemandian air panas.

Tak hanya wisata alam, sektor pertanian juga menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat setempat. Karena itu, pengembangan pariwisata dinilai perlu berjalan beriringan dengan sektor pertanian.

"Ekonomi harus tumbuh, kesejahteraan harus hadir dengan dua sektor utama, yaitu pertanian dan wisata. Potensinya luar biasa," katanya.

Namun, di balik potensi tersebut, aksesibilitas masih menjadi pekerjaan rumah. Kondisi jalan menuju Saung Gunung Camp dinilai perlu mendapat perhatian agar akses wisatawan sekaligus aktivitas masyarakat, termasuk sektor pertanian, dapat semakin mudah.

Pengelola Saung Gunung Camp, Mukti, mengatakan peningkatan akses menjadi salah satu faktor penting untuk menarik lebih banyak wisatawan, khususnya dari Jakarta dan sekitarnya.

"PR saya sekarang memperkenalkan Parakansalak. Sudah lebih dari setahun saya memperkenalkan Parakansalak ke daerah Jakarta. Bagaimana caranya mereka tidak ke Puncak, tetapi datang ke sini," kata Mukti.

Menurutnya, Parakansalak memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan suasana pegunungan serta beragam potensi wisata dan pertanian yang masih dapat dikembangkan.

Mukti berharap pemerintah memberikan dukungan terhadap peningkatan akses dari wilayah Parungkuda menuju Parakansalak hingga ke Saung Gunung Camp.

Menanggapi hal tersebut, Ali menegaskan Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi akan mendorong perbaikan akses menuju kawasan wisata tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Untuk itulah hari ini kami Dinas Pariwisata hadir, didampingi oleh Dewan Saepuloh, untuk kemudian mengupayakan dengan sekuat tenaga dan kemampuan yang kami miliki, tentu sesuai dengan peraturan perundang-undangan, agar akses jalan dari Parakansalak menuju Saung Gunung Camp bisa diperbaiki," ungkapnya.

Selain akses, pemerintah daerah juga mendorong pengembangan Parakansalak sebagai desa wisata. Konsep tersebut diharapkan dapat mengintegrasikan potensi alam, pertanian, budaya hingga aktivitas wisata yang ada di kawasan tersebut.

Ali juga melihat peluang pengembangan wisata minat khusus seperti paralayang dan paramotor dari kawasan Saung Gunung Camp, dengan kemungkinan lokasi pendaratan di Lapang Walagri.

Dengan berbagai potensi tersebut, Saung Gunung Camp diharapkan tidak hanya menjadi lokasi untuk menikmati panorama alam dari ketinggian, tetapi juga dapat ikut menggerakkan perekonomian masyarakat Parakansalak.

"Ini kemudian lahan milik pribadi yang tadi sudah disampaikan tentu juga harus berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Dan kita akan dorong Bu Kades untuk menjadikan Parakansalak sebagai desa wisata," pungkasnya.

Komentar0

Type above and press Enter to search.